RSS

Untukmu, pangeranku…

28 Mar

Bismillahirrahmannirrahim….

Tulisan ini sempat disembunyikan beberapa waktu karna suatu hal. jangan tanya kenapa ya…^^
Tapi, karena adanya permintaan untuk ditampilkan kembali, akhirnya saya beranikan posting lagi tulisan ini dengan sedikit perubahan. Dengan harapan, semoga saudara-saudaraku yang membaca bisa mendapat pencerahan atau kebaikan yang didapat dari tulisan ini. Tak lupa saya pun minta koreksiannya jika memang ada yang tersalah. Mudah-mudahan keberkahan dan rahmat Alloh selalu menyertai kita semua dengan indahnya ukhuwah. Inilah tulisannya..

    Untukmu, pangeranku…

Wahai seseorang yang telah tertulis dalam lauhul mahfudzku,
imam ku dan ayah dari anak-anakku,
Engkau yang membersamai perjalananku nanti…

Apakah yang sedang kau lakukan disana?

Aku percaya kau sedang memperbaiki dirimu, memantaskan dirimu tuk menjadi imam bagi tulang rusukmu dan buah hatimu kelak…

Aku percaya kau sedang menempa dirimu dalam beribu cobaan dengan menelantarkan dirimu pada medan dakwah dan problematika ummat… mencampakkan jauh egomu, membaktikan dirimu untuk ummat…

Aku percaya kau sedang mengkaji, kau sedang belajar,
Belajar ilmu dunia terutama ilmu akhirat,
yang akan kau gunakan dalam mendidikku dan buah hati kita nanti…

Aku percaya quran selalu ada dalam hatimu, selalu terucap dari bibirmu dan dzikir slalu melantun menemani langkah jihadmu…

Aku percaya kau sedang menundukkan pandanganmu, menjaga hatimu dan mencampakkan hawa nafsumu…

Aku percaya kau sudah merancang hidupmu, hidup kita, keluarga kita nantinya, juga untuk dakwah, untuk ummat, dan hanya karna-Nya…

Aku percaya, kau sedang memantaskan diri dan terus memperbaiki diri disana, di belahan bumi manapun kau berada…

Aku pun begitu, sayang…

Aku sedang belajar…
Belajar menempa diri, menjauhkan egoku demi ummat, membaktikan diriku untuk orang lain, agar aku bisa berbakti padamu dengan sempurna…

Aku sedang belajar, meniti dakwahku, meniti cita-cita duniaku, meniti cita-cita akhiratku, agar kelak keluarga islami dan kluarga qur’ani yang aku inginkan nanti dapat kubangun bersamamu…

Karna kau tahu?
Meskipun kau imamku, ibu adalah madrasah pertama bagi mujahid dan mujahidah kecilnya nanti…

Aku sedang belajar menjaga diri, menjaga pandangan dan hatiku, agar ketika kau memiliki hati ini, hati ini masih utuh sempurna hanya untukmu…

Aku sedang menempa diri, untuk menjadi seorang Khadijah untukmu, yang menjadi tempatmu membagi resah…
Seseorang yang kau datang padanya, saat kau tak tahu lagi akan datang pada siapa…
Seseorang yang menguatkanmu dan menggenggam slalu tanganmu dalam perjalanan jihadmu…

Akupun ingin menjadi ‘Aisyahmu,
Seorang yang membuatmu tersenyum dan kembali ceria saat penatmu mulai datang..
Seorang yang menyerap ilmu darimu dengan sempurna dan membenarkan apa-apa yang salah dalam lakumu..
Seseorang yang mencintaimu dengan cemburunya, namun kau rasakan sakitnya saat ia tersakiti, hingga kau katakan pada yang lain “janganlah kau sakiti aku dengan cara menyakti ‘aisyah”…

Aku pun ingin mejadi Fatimah, yang tak kau bagi cintamu pada yang lain..
Bukan karna aku tak percaya kau tidak dapat berlaku adil, tapi karna aku ingin mencintaimu dengan sempurna, tanpa diganggu oleh cemburuku, itu saja…

Tak kalah lagi, aku ingin menjadi seperti ibunda Hajar, yang tak gentar saat kau tinggalkan di padang pasir tandus dengan seorang bayi mungil di pelukan..
Tak takut akan kehilanganmu, karna keyakinanku pada Robbku lebih besar daripada yakinku padamu…
Cintaku padamu, tak akan mengalahkan cintaku pada Robbku…

Usahaku ini tidak mudah sayang…
Begitupun usahamu..
kuyakin itu..

Maka tetaplah dalam jihadmu..
Tetaplah dalam usahamu..
Tetaplah dalam ikhtiarmu…

Aku yakin kau kuat disana,
dan doakanlah agar akupun kuat disni dalam jihad dan ikhtiarku…
Bawalah aku dalam tiap doa dan sujudmu, kumohon…

Karna doa yang dapat menolongku…
Hingga saatnya, kita bertemu dalam ikatan suci menyempurnakan separuh dien…
dan kita akan melanjutkan jihad kita bersama…

Dan nanti..
Terimalah aku apa adanya jika aku belum bisa mejadi Khadijahmu, ‘Aisyahmu atau bahkan menjadi seperti ibunda Hajar…

Tapi bimbinglah aku menjadi seperti mereka…
dan kita bimbing bersama mujahid mujahidah muda kita nanti tuk melanjutkan estafet perjuangan dakwah ini…

Teruntukmu yang ada disana, kuatlah dan bersabarlah…

Bawalah aku dalam doa dan sujudmu, agar cinta kita nanti, hanya karna-Nya…Allohumma aamiin..

 
4 Komentar

Ditulis oleh pada 28 Maret 2011 in Mahabbah

 

4 responses to “Untukmu, pangeranku…

  1. amalzluvbio

    3 April 2011 at 05:38

    assalamu ‘alaikum…
    subhanalloh.. ^_^

    great writting, sist… btw is it yours ?! please permit me to copy this file…. oya,,, just wanna give a little bit comment…

    yang bagian jadi fatimah,,, hehehe… its true,, jika memang hatinya memang harus terbagi dengan cara yang ahsan dan disyahkan syariat,,, insya Alloh kita juga harus ikhlas,,, yakinlah,, fatimah juga tidak berpikir ‘melarang’ ali bersikap demikian.. ^_^

    wallahu ‘alam,,,

    wa’alaikumussalam,,

     
  2. Nisa Al-Khansa

    5 Mei 2011 at 12:12

    Wa’alaikumussalam warohmatullohi wabarokatuh.

    tafadholi ya ukhti.. copas aja, mudah-mudahan bermanfaat..^^

    yang bagian fatimah? hehe.. iya, seorang muslim kan ga akan mengharamkan apa yang sudah Alloh halalkan. Dan sebaliknya juga, ga akan menghalalkan apa yang Alloh haramkan. Silahkan aja kalau mau berpoligami.. tapi, poligami yang mengikuti sunnah rosul itu adalah poligami yang baik. Istri2nya ga pada ribut, alias rukun semua..^_^ dan rosul juga menikah lagi kan bukan atas kemauan sendiri, tapi karena ada perintah dari Alloh.

    ya.. ya.. ya.. nanti kalau nisa dah mantap, bisa deh nawarin muslimah lagi buat dijadiin istri sama suami nisa. hehehe..
    Kalau dia duluan yang pengen nikah lagi sih itu ga menjamin nisa siap di poligami. Bisa2 yang ada bukannya membentuk keluarga sakinah yang baru, tapi keluarga pertamanya malah hancur. Kita menghindari hal yang seperti itu kan.

    Xixixi.. bahasannya dah kemana-mana nih. jadi malu..
    Ya udah.. moga keimanan kita makin hari makin kuat ya pada Alloh. Sehingga tidak ada kehawatiran sedikitpun..^_^

     
  3. hatta16

    30 Juli 2011 at 00:03

    aslm alaik… boleh Copy ga? bagus nih utk bacaan muda mudi kita sekarang🙂

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: