RSS

Surat Fatimah Gemparkan Kota Baghdad

23 Mei

Fatimah adalah seorang saudara perempuan seorang mujahid yang terkenal di daerah Abu Gharib, yang berasal dari sebuah keluarga yang terkenal kebaikan dan ketaqwaannya. Suatu hari pasukan AS menyerbu rumahnya, dengan tujuan menangkap saudaranya. Namun kerana mereka tidak dapat menemukannya, pasukan AS menangkap Fatimah dengan tujuan memaksa saudaranya menyerahkan diri.

Surat tulisan tangan Fatimah, baru-baru ini berhasil diselundupkan keluar dari penjara Abu Gharib, surat ini menggambarkan penderitaan para tawanan wanita akibat perbuatan terntara AS. Segera surat ini tersebar dan menghebohkan kota Baghdad, mengirimkan gelombang yang akan terus berlanjut ke seluruh Iraq.

Mafkarat al-Islam berhasil mendapatkan salinan surat tersebut.

Bismillahirrahmanirrahiim.

*Say He is God the One; God the Source [of everything]; Not has He fathered, nor has He been fathered; nor is anything comparable to Him.* [Qur*an, Surat 112 *al-Ikhlas*]

Saya menulis surat Al-Ikhlas ini karena mempunyai arti yang mendalam bagi saya, dan menimbulkan getaran di hati orang-orang yang beriman.

Saudaraku mujahidin di jalan Allah* Apa yang dapat kukatakan padamu?

Saya katakan, rahim-rahim kami telah terisi dengan janin akibat perkosaan yang dilakukan keturunan kera dan babi itu. ereka telah menodai tubuh kami, meludahi muka kami, dan merobek-robek Al-Quran untuk digantungkan ke leher-leher kami. Allahu Akbar.

Tidakkah kau mengerti tentang kejadian yang menimpa kami? Betulkah kau tidak tahu ini terjadi pada kami? Kami saudaramu,dan Allah akan meminta tanggungjawabmu tentang kejadian ini kelak.

Demi Allah, tidak semalam pun kami lewatkan dipenjara ini kecuali mereka mendatangi salah satu dari kami untuk melampiaskan nafsu setannya. Padahal kami selalu menjaga kehormatan kami karena takut kepada Allah. Takutlah pada Allah! Bunuhlah kami bersama mereka! Hancurkan mereka bersama kami! Jangan biarkan kami di sini agar mereka bisa bersenang-senang memperkosa kami, sesungguhnya ini adalah sebuah perbuatan dosa besar di sisi Allah. Takutlah pada Allah akan urusan kami. Biarkan (jangan serang) tank dan pesawat mereka. Datanglah pada kami di penjara Abu Ghurayb.

Saya saudaramu karena Allah. Mereka memperkosa saya lebih dari sembilan kali dalam satu hari. Bisakah kau bayangkan? Bayangkan salah satu saudaramu diperkosa. Bersama saya ada 13 gadis, semuanya belum menikah.

Semuanya telah diperkosa didepan mata kami semua. Mereka melarang kami untuk sholat. Mereka mengambil pakaian kami, dan membiarkan kami telanjang. Saat surat ini saya tulis, seorang diantara kami telah bunuh diri setelah diperkosa beramai-ramai. Seorang tentara memukulnya di dada dan paha setelah memperkosanya, lalu menyiksanya. Gadis itu kemudian bunuh diri dengan memukulkan kepalanya ke tembok penjara, karena dia sudah tidak sanggup menerima ini. Meskipun bunuh diri dilarang oleh Islam, saya memaklumi perbuatannya*

Saya hanya berharap, semoga Allah mengampuninya, sesungguhnya Dia Maha Pengampun.

Saudaraku, saya katakan padamu lagi, takutlah ada Allah. Hancurkan kami bersama para tentara itu, agar kami bisa beristirahat dalam damai.

Tolonglah kami, tolonglah kami, tolonglah kami Waa Mu’tasimah!.

Surat ini telah berakhir, namun penderitaan penulisnya dan para muslimah belum berakhir.

Hatta mataa haadza s-sukuut !!

Ini yang sudah kesekian kalinya terjadi..

Entah berapa lagi akan segera menyusul . Kelmaren, hari ini dan besok. Begitu seterusnya..

Ya Rabb nasyku ilaika da’fa quwwatina Wa qillata hiilatina
Allahumma n-shurna nashran adziima Allahuma ‘alaika bil haaula l-kuffar
Allahuma ‘alaika biman adzaa l-muslimin.

Muzenie Shafiee

 
5 Komentar

Ditulis oleh pada 23 Mei 2011 in Mar'ah, Muhasabah

 

5 responses to “Surat Fatimah Gemparkan Kota Baghdad

  1. Nur hidayah

    24 Mei 2011 at 21:14

    Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh,
    Maafkan kami para muslimah yg hy bisa mendo’akan kalian…
    Smoga ALLAH segera memberikan jalan kluarnya..
    Sesungguhnya ALLAH beserta dg org2 yg sabar,,
    Dan kami mengharap ampunan Mu ya ALLAH,karena kami tidak bisa berbuat apa2 selain berdo’a kepada-MU

     
  2. sayaf

    29 Mei 2011 at 20:58

    afwan saudaraq.. ingin rasany diri ini prgi k medan jihad d sana.. sm0ga Allah memudahkan jalan mnuju k sana..

     
  3. sayaf

    29 Mei 2011 at 21:02

    ampuni kami yaa rabb

     
  4. Nuryati

    31 Mei 2011 at 11:10

    Wahai Para muslimah semoga Allah menguatkan jiwamu..dan mendapatkan kasih sayang besar di akhirat kelak amin..

     
  5. ismat

    6 Agustus 2011 at 10:37

    qisos tegakkan sekarang.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: